Departemen Pengadaan & Rantai Pasok

Sistem Departemen Impor dan Kepabeanan

Tim impor yang memantau kiriman luar negeri, dokumennya, dan pengurusan kepabeanannya hingga penerimaan.

Perjalanan kiriman dari permintaan impor hingga gudang: dokumen lengkap, kepabeanan tanpa kejutan, dan biaya terdokumentasi.

Tanpa kartu kredit — proyek Anda disiapkan dengan sistem lengkap dalam satu menit

Permintaan1
Catat permintaan impor pertama: pemasok, barang, dan nilai kiriman
Kiriman0
Belum ada kartu
Dokumen1
Kumpulkan dokumen kiriman yang akan tiba dan verifikasi kelengkapannya sebelum kedatangan
Kepabeanan0
Belum ada kartu
Penerimaan0
Belum ada kartu
Laporan Biaya1
Tutup kiriman pertama yang diterima dengan laporan biaya lengkap

Beginilah papan sistem yang akan Anda terima: kolom alur kerja dan kartu awal yang menunjukkan langkah pertama

Bagaimana pekerjaan berjalan dalam sistem ini?

Setiap operasi impor dimulai dengan kartu di kolom “Permintaan” yang mencatat data pemasok asing, barang, nilai kiriman, dan moda pengiriman; lalu berpindah ke “Kiriman” saat barang berangkat, dengan nomor bill of lading dan perkiraan tanggal tiba. Di “Dokumen”, koordinator impor mengumpulkan dokumen yang disyaratkan — faktur komersial, surat keterangan asal, packing list, dan sertifikat kesesuaian — dan memverifikasi kelengkapannya sebelum kiriman tiba, karena satu dokumen yang kurang berarti demurrage dan denda. Saat tiba, kartu berpindah ke “Kepabeanan”, tempat petugas PPJK memproses pengurusan bea cukai dan pelepasan; lalu “Penerimaan” saat kiriman keluar menuju gudang; dan akhirnya “Laporan Biaya”, tempat semua pengeluaran dihimpun menjadi biaya impor riil per barang.

Obrolan bekerja sepanjang perjalanan kiriman: koordinasi dengan forwarder tentang jadwal tiba, pertanyaan mendesak ke pemasok tentang dokumen yang terlambat, atau tindak lanjut dengan PPJK tentang alasan tertahan di bea cukai. Setiap pembaruan pokok juga dicatat pada kartu agar perjalanan tetap terdokumentasi untuk peninjauan di kemudian hari.

Hak Anggota mengelola biaya impor secara privat: bea masuk, jasa kepabeanan, angkutan dan pergudangan, serta nilai barang dicatat pada setiap kiriman sesegera mungkin — sehingga koordinator impor dan keuangan mengetahui biaya yang terakumulasi pada setiap kartu sebelum ditutup di “Laporan Biaya”; dan biaya riil inilah yang kemudian dijadikan dasar oleh tim penetapan harga.

Koordinator impor memiliki kartu dari “Permintaan” hingga “Dokumen” dan tidak memindahkannya ke “Kepabeanan” kecuali dengan dokumen lengkap; petugas PPJK mengambil alih di sana dan mendokumentasikan tahap pelepasan dan bea yang dibayar; penjaga gudang mengonfirmasi “Penerimaan” dengan mencocokkan kuantitas; dan keuangan meninjau “Laporan Biaya” serta membandingkannya dengan yang tercatat di Hak Anggota. Setiap kiriman yang melewati jadwal tibanya seminggu langsung tampak dalam tinjauan papan mingguan.

Siapa mengerjakan apa?

Peran operasional dalam sistem ini dan tanggung jawab masing-masing peran dalam alur kerja harian — tetapkan ke tim Anda apa adanya atau sesuaikan dengan kondisi Anda.

Koordinator Impor

Mengelola kartu dari “Permintaan” hingga “Dokumen”: memantau pemasok asing dan forwarder serta memastikan kelengkapan dokumen sebelum kiriman tiba.

Petugas Kepabeanan (PPJK)

Memproses pengurusan di kolom “Kepabeanan” dan mendokumentasikan tahap pelepasan serta bea yang dibayarkan pada kartu dan di Hak Anggota.

Penjaga Gudang

Mengonfirmasi penerimaan fisik di kolom “Penerimaan” dengan mencocokkan kuantitas dan kondisi dengan dokumen kiriman.

Keuangan

Meninjau laporan biaya dan mencocokkannya dengan yang tercatat di Hak Anggota, serta menyetujui biaya impor final.

Apa yang disiapkan untuk Anda sejak hari pertama?

Unit sistem

  • Tugas Papan kanban dengan kolom alur kerja dan kartu eksekusi
  • Chat Saluran koordinasi harian tim yang cepat
  • Iuran Uang internal dengan privasi ketat — iuran, kasbon, dan pengeluaran

Siap? Proyek pertama Anda hanya dua menit lagi

Buat ruang kerja gratis Anda sekarang, dan undang tim Anda sebelum hari berakhir.